Kenapa harus bayar Jutaan untuk Tools CRM,
Kalau Bisa Bikin Sendiri?

✅ Modal Google Sheet.
✅ Hemat Biaya, Tanpa Langganan.
✅ Mudah Diubah & Dikembangkan.
✅ Cocok untuk Bisnis Kecil yang Mau Lebih Rapi.

Mungkin Anda juga pernah merasakan hal ini:
Pelanggan terus datang dan pergi.
Sebagian membeli sekali, lalu hilang begitu saja.
Sebagian pernah tertarik, tapi tidak pernah dihubungi kembali.
Padahal… semua datanya sudah Anda miliki.
Nama, email, nomor WhatsApp, bahkan mungkin histori pembelian, semuanya ada di spreadsheet Anda.
Tapi tanpa sistem yang jelas, data tersebut hanya menjadi catatan pasif yang tidak pernah digunakan secara maksimal.
Padahal dari pengalaman kami:
"Menjual kembali kepada seseorang yang sudah pernah bertransaksi dengan bisnis kita, Jauh Lebih Mudah dibandingkan menjual kepada pembeli baru"
Setidaknya 2 hal yang mendasari:
Orang tersebut sudah pernah merasakan atau menggunakan atau mencoba produk Anda.
Orang tersebut juga sudah pernah mengalami bagaimana rasanya bertransaksi dengan bisnis Anda.
Disinilah dibutuhkan sebuah sistem yang mampu mengelola, merawat, dan menindaklanjuti setiap hubungan dengan pelanggan.
Bukan sekadar menyimpan data, tapi memanfaatkan data untuk menciptakan penjualan berulang dan hubungan jangka panjang.
Inilah fungsi utama dari sebuah CRM (Customer Relationship Management)
Sebuah sistem sederhana namun strategis, yang memungkinkan Anda:
- Mengetahui siapa pelanggan terbaik Anda.
- Mengidentifikasi siapa yang perlu difollow up.
- Membangun hubungan yang membuat pelanggan kembali bertransaksi.
Masalahnya, sebagian besar tools CRM di luar sana tidak dirancang untuk UKM.
Biayanya tidak kecil — bahkan bisa mencapai jutaan rupiah setiap bulan, hanya untuk fitur yang sebagian besar mungkin tidak akan Anda gunakan.
Belum lagi biaya onboarding, pelatihan, dan integrasi yang sering tersembunyi di balik label harga awal.
Bandingkan sendiri:

Setelah melihat pola ini berulang kali di berbagai bisnis UKM, kami menyadari satu hal sederhana:
Banyak pemilik usaha sebenarnya sudah mencatat data pelanggan mereka dengan cukup baik — di Google Sheets.
Sayangnya, Google Sheet itu hanya berfungsi sebagai catatan.
Tidak ada sistem. Tidak ada tindak lanjut. Tidak ada arah yang jelas.
Kelebihan lain, Google Sheet dibandingkan platform lain adalah:
GRATIS!!!

Jadi kami putuskan untuk membalik pendekatannya:
Bukan cari software baru, tapi maksimalkan apa yang sudah dimiliki.
Hasilnya?
Solusi CRM yang ringan, fleksibel, dan bisa langsung digunakan, tanpa perlu langganan bulanan.

Memperkenalkan CRM UKM:
Panduan praktis yang membimbing Anda membangun sistem CRM sendiri
— cukup dengan Google Sheets, WhatsApp, dan KIRIM.EMAIL.
Tidak butuh skill teknis tinggi. Tidak butuh software tambahan. Yang Anda butuhkan hanya spreadsheet yang mungkin sudah Anda pakai hari ini.
Dengan CRM UKM, Anda akan belajar:
Cara merancang sistem CRM dari awal: database, transaksi, dashboard.
Cara tracking pelanggan terbaik berdasarkan pembelian.
Template siap pakai yang bisa langsung di-copy dan digunakan hari ini juga.
Cara follow up otomatis via WhatsApp & Email.
Setelah mempelajari CRM UKM, Anda akan memahami bagaimana membangun sistem sederhana yang bisa mengotomatisasi follow up dan menjaga hubungan dengan pelanggan—cukup dengan Google Sheets yang sudah Anda gunakan setiap hari.
Harganya:
359 Ribu
279 Ribu
179 Ribu
(Bukan biaya besar. Tapi keputusan kecil yang bisa mengubah cara Anda mengelola pelanggan, menjaga relasi, dan meningkatkan repeat order.!)
Yang akan Anda dapatkan:
Panduan membuat CRM menggunakan Google Sheet.
Template CRM Google Sheet yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
Gratis Belangganan KIRIM.EMAIL - 1000 Kontak/Bulan Senilai Rp138.600
Untuk Siapa Panduan Ini?
Pebisnis UKM yang ingin sistem lebih rapi.
Penjual produk digital yang butuh retensi.
Pelaku jasa, restoran, edukasi, yang ingin jaga pelanggan tetap loyal.
Pebisnis UKM yang ingin follow up otomatis tanpa terkendala harga dari Tools CRM yang Mahal.